COMFANA Sebagai Ajang Mengembangkan Kreativitas Siswa di SMA NEGERI 1 BEBANDEM
Oleh Ni Putu Mas Novitania Putri
Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini telah membawa pengaruh besar pada setiap bidang kehidupan manusia. Pendidikan merupakan salah satu bidang kehidupan manusia yang tidak lepas dari pengaruh perkembangan TIK ini. Di Indonesia, pendidikan merupakan hak setiap warga negara yang tersurat jelas dalam UUD 1945, yaitu pada pasal 31. Untuk menjamin setiap warganya mendapatkan hak pendidikan, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah, termasuk menyelaraskannya dengan perkembangan TIK yang ada. Salah satu upaya yang sedang gencar dilaksanakan saat ini adalah Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah-sekolah.
Ekosistem implementasi kurikulum merdeka memberi ruang pada pemanfaatan teknologi dan media untuk memberikan ruang fleksibilitas bagi satuan pendidikan dalam membuat kurikulum operasional yang kontekstual, sehingga pembelajaran yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik, juga bisa mendorong sekolah, guru, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih mandiri, inovatif dan kreatif (Isaini & Nugraha, 2022). Sehingga diharapkan siswa lebih percaya diri, lebih semangat untuk belajar di sekolah dan mampu mengembangkan bakat sesuai minat siswa. Pembelajaran di kelas dapat dibuat lebih menyenangkan dengan menerapkan inovasi pembelajaran yang didorong oleh kehadiran teknologi.
Visi pendidikan Indonesia, yaitu mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebinekaan global. Untuk mendukung visi pendidikan Indonesia tersebut, dan sebagai bagian dari upaya pemulihan pembelajaran, Kurikulum Merdeka dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik.
Visi pendidikan Indonesia dengan impelementasi Kurikulum Merdeka ini sudah dituangkan dalam visi sekolah SMAN 1 Bebandem. Visi SMA Negeri 1 Bebandem, yaitu terwujudnya pelajar pancasila yang berkeunggulan lokal dan berwawasan global. Indikator dari visi tersebut adalah (1) Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak mulia, (2) Berkebinekaan global, (3) Gotong royong, (4) Mandiri, (5) Bernalar kritis, (6) Kreatif, (7) Berkeunggulan lokal, dan (8) Berwawasan global. Dimana salah satu dari 8 indikator tersebut, terkait dengan kreativitas.
Dalam sebuah pembelajaran, kreativitas dipandang sangat penting karena dapat meningkatkan keunggulan diri seseorang. Semakin tinggi kreativitas yang dimiliki siswa maka akan semakin tinggi pula prestasi akademik yang didapatkannya dan sebaliknya semakin rendah kreativitas maka prestasi akademik pun semakin rendah (Anika &Riastini, 2018). Kreativitas adalah proses menciptakan atau menemukan solusi terhadap permasalahan melalui pengetahuan yang dimiliki. Sunarto (2018) menyatakan kreativitas sebagai kombinasi dari inovasi, flexsibilitas, dan sensitivitas yang membuat seseorang mampu berfikir produktif berdasarkan kepuasan pribadi dan kepuasan lainnya. Kreativitas juga dapat dikatakan sebagai hal yang kompleks karena melibatkan ide dan konseptualisasi baru yang memiliki kegunaan untuk semua orang. Olehnya kreativitas merupakan hal penting bagi siswa sehingga harus ditanam sejak dini. Hal ini menjadi sebuah tantangan besar bagi sekolah untuk menciptakan kegiatan yang dapat merangsang kreativitas seluruh siswa.
Dalam implementasi kurikulum merdeka tercakup tiga tipe kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan sekolah, yaitu pembelajaran intrakurikuler, pembelajaran kokurikuler, dan pembelajaran ekstrakuler. Kegiatan intrakurikuler menekankan pada pendidikan akademik yang di dalamnya terjadi proses belajar mengajar yang sesuai atau sejalan dengan kegiatan kurikulum. Kegiatan kokurikuler merupakan kegiatan penunjang yang berfungsi untuk memperdalam pemahaman siswa seperti penugasan. Sementara kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan di luar pendidikan akademik yang berfungsi untuk mendukung kegiatan akademik dan mengembangkan aspek tertentu dari kurikulum yang ada.1
Dalam mengembangkan kreativitas siswa, SMA Negeri 1 Bebandem tidak hanya fokus pada kegiatan intrakurikuler saja, namun kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikulernya. Salah satu kegiatan kokurikuler yang dilaksanakan adalah comfana. Comfana merupakan kegiatan competition of academic and non academic. Comfana bertujuan untuk mengasah bakat dan minat siswa serta membangkitkan kreativitas siswa di SMAN 1 Bebandem. Kegiatan comfana ini merupakan kegiatan yang positif yang dapat membangkitkan siswa dalam berkreasi serta menyaring bakat yang ada pada siswa/siswi dalam bidang akademik maupun non akademik sekaligus mempererat tali persaudaraan tiap jurusan. Kegiatan Comfana telah berjalan lebih dari 2 kali di setiap tahunnya, comfana yang dirancang berupa kegiatan-kegiatan lomba akademik maupun non akademik.
Lomba pada bidang akademik, yaitu lomba pidato, membaca puisi, membuat artikel dan yang lainnya. Sedangkan pada lomba non akademik ini berupa lomba vlog profil pelajar Pancasila, lomba membuat mading (majalah dinding), dan lomba poster digital. Dari lomba akademik seperti membaca pidato dan membuat artikel siswa dapat menungkan kreativitasnya dalam sebuah tulisan yang berisikan pemikiran kreatif dari siswa. Dari non akademik seperti lomba vlog siswa mengekspresikan kreativitas menurut sudut pandang mereka melalui sebuah video, ide yang mereka keluarkan merupakan sebuah kreasi dan inovasi yang datang dari pikirannya dan membuah karya tersebut sebagai kreativitas yang telah mereka buat. Keseluruhan kegiatan comfana ini memberikan motivasi pada diri siswa untuk berani menunjukan bakat yang mereka punya dan mengumpulkan siswa yang memiliki kreativitas yang tinggi untuk menciptakan inovasi baru. Kegiatan Comfana dapat diikuti oleh seluruh siswa tanpa terkecuali, hal ini berarti kegiatan ini membuat siswa bebas untuk berkreasi sesuai dengan minat dan bakat mereka.
Dari kegiatan comfana tentunya banyak manfaat yang bisa didapat siswa maupun sekolah. Kegiatan comfana ini mampu mendukung bakat yang dimiliki siswa SMA N 1 Bebandem dalam mengembangkan kreativitas, kegiatan comfana dapat memberikan motivasi pada siswa untuk mengembangkan bakat yang ada dalam diri untuk mengenal potensi diri. Kegiatan comfana mampu memberikan pengalaman pada siswa dalam mengembangkan kreativitasnya baik di dalam maupun diluar. Pengalaman yang di dapatkan dari kegiatan comfana bisa dikembangkan kembali di luar sekolah untuk meraih prestasi yang lebih jauh. Kegiatan comfana membuat siswa mampu mengekpresikan kreativitasnya melalui aksi nyata sehingga siswa lebih percaya diri untuk menunjukannya dan mengembangkannya. Hal ini juga berarti mendukung bahwa dengan terselenggarakannya kegiatan ini dalam mewujudkan siswa yang berprofil pelajar Pancasila yang memiliki kreativitas tinggi serta ilmu yang melimpah.
Manfaat yang ada dan nyata menunjukan bahwa penggalian potensi kreativitas dengan diselenggarakannya comfana ternyata memeberikan dampak yang begitu besar bagi siswa. Terutama dalam menumbuhkan kepercayaan diri pada siswa. Kreativitas siswa terlihat nyata dalam karya-karya yang dihasilkan diantaranya lomba madding, vlog dan lomba yang lainnya dari kegiatan comfana yang telah berlangsung. Hasil lomba yang terselenggarakan dalam comfana ini nantinya akan memberikan dampak yang begitu positif bagi siswa dimana terdapat data bakat siswa yang nantinya akan diikutsertakan dalam perlombaan di luar sekolah, agar siswa dapat mengeksplore lebih jauh kreativitas untuk dikembangkan.
Dari kegiatan comfana yang terselenggarakan dapat kita ketahui kreativitas dapat kita mulai dari diri kita sendiri dan lingkungan yang dekat dengan kita. Kreativitas dapat muncul dari kegiatan nyata yang kita jalankan, seperti kegiatan comfana yang menumbuhkan kembali bakat dan potensi pada diri siswa yang harus terus diasah, lomba-lomba yang dirancang dalam kegiatan comfana mampu mencangkup beberapa bidang lomba yang membawahi bakat-bakat umum yang ada di sekolah, lomba-lomba yang dirancang oleh comfana yang membangun kreativitas siswa, jadi berbagai jenis lomba yang diselenggarakan sangat mendukung terekplorsi di SMA N 1 Bebandem. Semua orang dapat mengekspresikan apa yang ingin mereka ungkapkan melalui berbagai cara baik satu sampai beribu cara, nantinya akan menjadi sebuah kreativitas. Untuk mencapai angka 1-10 tidak hanya dengan 5+5, namun bisa 7+3, 6+4, 100-90, begitupun dengan kreativitas, untuk menciptakan kreativitas tidak hanya denga satu cara, jadilah sepuluh dengan porsi terbaikmu jangan takut gagal, jika gagal jangan takut untuk mencoba kembali, karena kreativitas tidak untuk dicari namun dibentuk.
Bebandem 11 Oktober 2023
DAFTAR PUSTAKA
Anika, L.D.R., & Riastini, P.N. (2022). MOKOBER: Kreativitas Siswa Kelas III Sekolah Dasar. Mimbar PGSD Undiksha, 10(3), 567-575. Tersedia pada https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPGSD/article/download/49760/24022/148099 Diakses tanggal 5 Oktober 2023.
Isaini, N. & Nugraha, A. (2022). Teknologi dalam Transformasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Artikel Pendidikan. Tersedia pada https://gurudikdas.kemdikbud.go.id/news/ teknologi-dalam-transformasi-pembelajaran-kurikulum-merdeka Diakses tanggal 5 Oktober 2023.
Sunarto. (2018). Pengembangan Kreativitas-Inovtif Dalam Pendidikan Seni Melalui Pembelajaran Mukidi. Jurnal Refleksi Edukatika, 8(2), 108-110. Tersedia pada https://jurnal.umk.ac.id/index.php/RE/article/view/2348 Diaksees tanggal 5 Oktober 2023.